Kepala Staf Rumah Tangga Ratu Elizabeth II ‘Mundur’ Pelayan Tolak Diisolasi Bareg Pangeran Philip

Rencana perayaan Natal Ratu Elizabeth II dikabarkan mengalami penundaan, setelah stafnya menolak untuk 'mengisolasi diri' dengan suaminya, Pangeran Philip di Norfolk, Sandringham, selama empat minggu, terkait pandemi virus corona (Covid 19). Hal ini memaksa sang Ratu untuk menghabiskan momen Natalnya di Kastil Windsor untuk kali pertama selama 33 tahun. Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (6/12/2020), Kepala pengurus rumah tangga sang Ratu di Sandringham, Patricia Earl, telah menyatakan 'mundur' dari pekerjaannya karena merasa 'malu' dengan sikap stafnya yang menolak untuk mengisolasi diri bersama Pangeran Philip.

Anggota staf senior berusia 56 tahun itu sebenarnya telah bekerja untuk sang Ratu selama 33 tahun, 14 tahun diantaranya sebagai pengurus rumah tangga. Seperti yang dikutip surat kabar lokal The Sun dari pernyataan Juru bicara Istana Buckingham. Pengunduran diri itu terjadi di tengah drama antara anggota keluarga kerajaan yang dikabarkan memboikot rencana Pangeran Philip yang ingin mereka mengisolasi diri dengannya di perkebunan Sandringham selama empat minggu.

Terkait rencana tersebut, staf rumah tangga sang Ratu yang selama ini bekerja untuk membersihkan rumah, mencuci, hingga memelihara hewan sang Ratu, merasa 'didorong terlalu jauh' bekerja di luar kebiasaan mereka. Karena mereka enggan diisolasi dan berjauhan dari keluarga selama momen Natal. Penurunan jumlah kasus Covid 19 memungkinkan Pemerintah Inggris untuk kembali ke sistem peringatan Covid 19 tiga tingkat, yang awalnya diperkenalkan pada Oktober lalu, sebelum sistem penguncian (lockdown) secara nasional diberlakukan satu bulan.

Setiap tingkatan memiliki aturannya sendiri terkait pencampuran rumah tangga dan pekerjaan di tempat umum tertentu. Namun, baik Windsor maupun Norfolk berada di Tingkat 2, oleh karena itu Sandringham dan Kastil Windsor tunduk pada batasan yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.